AC MILAN
Kemenangan Barcelona yang Penuh Kontroversi
Nesta pasrah saat menerima kartu kuning
Masih segar diingatan kita ketika laga perempat final yang mempertemukan tim terbaik di dunia Barcelona dan AC Milan. Laga sengit itu berakhir dengan kemenangan Barcelona dengan skor 3-1 setelah sebelumnya AC Milan hanya mampu menahan 0-0 di San Siro. Dengan hasil tersebut, Barcelona lolos ke semifinal liga Champions dan akan menghadapi Chelsea yang dilain kesempatan berhasil mengalahkan Benfica.
Di laga melawan AC Milan, Lonel Messi dkk sempat mengalami kekawatiran, setelah gol pertama Messi melalui penalti berhasil disamakan oleh Atonio Nocerino. Dengan skor sama kuat 1-1 membuat laga dini hari waktu Indonesia itu terasa seru dan memang benar-benar laga sebenarnya. Namun sayang, keseruan itu tidak bertahan lama setelah wasit Bjorn Kuipers dengan gampang dan secara mengejutkan memberikan penalti kedua untuk Barcelona setelah pelanggaran Alessandro Nesta terhadap Sergio Busquets.
Keputusan kontroversi itupun masih menjadi bahan pembicaraan di media manapun, tak terkecuali para pecinta sepak bola dan juga fans Milan khususnya.
Mengapa menjadi penalti yang penuh dengan kontroversi ?
Harus diakui Barcelona saat ini merupakan tim terbaik di dunia dan mungkin sangat sulit untuk menyaingi tim dari Catalan tersebut. Sebutan tim terbaik itu sepertinya tercoreng setelah laga semifinal menghadapi AC Milan kemarin. Di dalam pertandingan itu, Barcelona memang menguasai bola bahkan sampai menyentuh angka 65% dan hanya 35% untuk Milan. Akan tetapi keputusan wasit Bjorn Kuipers memberikan penalti untuk Barcelona sepertinya akan terus menerus menjadi topik panas yang selalu dibahas. Wasit asal Belanda tersebut tiba-tiba meniup peluit sebelum bola Play On atau bola masih dalam keadaan mati, dia menganggap Alessandro Nesta melanggar Sergio Busquest dengan menarik kaos, meskipun sebenarnya Nesta juga mendapat dorongan dan hadangan dari Carles Puyol.
Penalti yang berhasil dieksekusi dengan sukses oleh Messi itu sebenarnya tidak perlu. Saya mendapat masukan dari komentar-komentar yang ada di beberapa media online, komentarnya sih wajar dan sepertinya mereka berkata benar dan tidak membela salah satu tim. Mereka berpendapat, sebenarnya di dalam sebuah pertandingan dan bola dalam keadaan mati (sepak pojok yang didapat Barcelona), wasit boleh meniup peluit jika terjadi kontak atau tarik-menarik (ketika terjadi kontak antara Sergio Busquets, Alessandro Nesta dan Carles Puyol). Wasit juga boleh memberikan kartu kuning kepada pemain yang melanggar (di sini wasit memberi kartu kuning untuk Nesta). Dan puncaknya wasit seharusnya mengulang tendangan pojok Barcelona (di sini wasit tiba-tiba malah menunjuk titik putih).
Kenapa wasit tiba-tiba munjuk titk putih ? Bukankah sebenarnya wasit bisa melajutkan dan mengulangi sepak pojok ? Bukankah Sergio Busquets jauh dari bola dan bisa dikatakan tidak mungkin mengubah hasil dari sepak pook ? Bukankah di sana Nesta juga mendapat hadangan/dorongan dari Puyol ? Saya sebenarnya kurang tahu betul bagaimana aturan yang dikeluarkan oleh FIFA. Namun setelah berkeliling ria mencari berita tentang kontroversi ini sekaligus membaca komentar-komentar, saya mendapat kesimpulan yang sudah saya jelaskan di atas tadi. Apalagi saya mendapat sebuah kata-kata menarik yang saya ambil dari goal.com. Kata itu berbunyi “Tapi, sama seperti hukum publik, peraturan sepakbola adalah sebuah petunjuk yang hanya diberikan atas hasil keputusan sebelumnya. Dengan ribuan tendangan sudut di mana sering terjadi penarikan kaus tapi tidak ada penalti yang diberikan, maka Milan dan fans mereka bisa merasa menjadi korban. Kebenaran yang tidak mengenakkan dalam sepakbola adalah wasit didorong membuat vonis secara instan. Dan dalam sepakbola, tidak ada banding untuk kejadian seperti itu.
Bukan hanya itu, saya juga menagkap komentar-komentar yang layak anda simak ini
“gw dah bela2xn bngun wktu itu buat nntn LC barca vs milan pdahal gw bkan fans ke2 club, gw dah byngn serunya prtndngan ini eh pas ngliat pnlti ke 2 yg berbau kntrofersial sya lngsng tdr lgi….g seru men ga gentle mainnya,gw ykin si pasti yg mlju ke final udah pasti barca lgi…bosen jga liatnya”….. by elpache
“gua sependapat sama elpache dmna2x. gua juga fans milan sama barca, eh ngelihat pertandingan itu gua kecewa banget, kenapa tim sekelas barca bisa”nya menang dengan cara busuk. pasti final lagi barca apalagi second leg di nou camp. bosen banget. FORZA milan …by erick
Di sini saya tidak memojokkan satu pihak tanpa adanya fakta, hehe lihat saja nih screenshot, cz saya cuman ingin nyari berita yang bener sampe-sampe kayak gini

Ohh iya jangan lupa untuk muter video-video yang ada di bawah ini ya brow
.
Video ini merupakan sebuah analisa terjadinya pelanggaran
Video tentang surat Milanisti untuk UEFA
Kalo ini saya tidak bisa berkomentar, hehe nilai sendiri aja gan
Jika boleh jujur, selain seorang Milanisti, saya sebenarnya juga suka sekali dengan gaya bermain Barcelona. Dari dulu saya berharap AC Milan tim kebanggaan saya akan bertemu tim terkuat saat ini, Barcelona. Namun setelah pertandingan Rabu kemarin, rasa suka dan kagum terhadap permainan cantik Barcelona seakan sirna dalam hitungan menit setelah kaget kok tiba-tiba penalti ? Sesudah penalti tersebut permainan menjadi sangat membosankan, mungkin AC Milan merasa tertekan dan mempengaruhi mental para pemainnya yang entah mengapa tadi itu penalti.
Saya kembali berharap, AC Milan akan bertemu di FC Barcelona musim depan. Syukur-syukur ketemunya di Final Liga Champions. Berharap juga di laga itu akan menyuguhkan permainan bola sesungguhnya. Permainan cantik dari AC Milan vs permainan cepat dari FC Barcelona.
FORZA MILAN
VISCA EL BARCA
Tagged AC MILAN, FC Barcelona, Kontroversi, Liga Champions, Liga Spanyol, Sepak Bola, Serie A, Unik & Menarik
About Puguh Alakadarnya
"Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru"

Catatan GoogleApr 8, 2012 at 7:35 AM
kalau mslah itu bisa dikatakan kontroversi, tap bagai manapun kputusan wasit itu tetap yang harus diikuti.
nice posting an, silahkan kunjungan balik.
penontonMay 2, 2012 at 5:46 PM
yaudahlah, toh Barca jg dikalahin sama Chelsea, walopun Chelsea pake taktik negative football (yang penting Chelsea nggak menang karena “hal-hal ganjil”). Tp yang kasian itu tim2 korban kontroversi kayak gini, cth AC Milan