ALAKADARNYA

ARTIKEL

Bukan Jilbabnya Ukhti, Tapi Niatnya…!

March 26, 2012 by Putri Ambar Sari in ISLAM with 9 Comments

Sudahkah saudaraku ukhti berjilbab? Yang belum berjilbab, ayo para ukhti kita jaga anugerah terindah dari Ilahi yang hanya dimiliki oleh kaum hawa ini. haduh, tapi kalau jilbaban itu katrok, norak entar dibilang kita ketinggalan jaman lagi, wah itu salah saudaraku ukhti muslimah!. Aduh, saya pengen berjilbab tapi kog saya malu dengan perilaku saya ini?, apa orang seperti saya pantas berjilbab?. Tidak demikian ukhti, kita berjilbab adalah kewajiban sedangkan perilaku kita mau bagaimana itu kembali pada diri kita sendiri.

Banyak yang bilang bahwa dengan jilbab ini pula yang akhirnya mampu menjernihkan perilaku ini, jadi bukan perilaku yang menjernihkan untuk berjilbab tapi berjilbab dulu dan insya Allah jikalau ukhti benar-benar kita bisa mengambil hikmah dari kita berjilbab, tak usah ragu ukhti! Karena ragu itu saudara setan. Berjilbab kita niatkan untuk menutup diri, melindungi diri pula dari segala mara bahaya yang datangnya tak dapat disangkal. Memang jika belum berhijab dan masih ragu untuk berhijab itu adalah pengaruh setan yang membisikkan kepada kita agar tidak menutup aurat. Kenapa mesti ragu jika ingin berjilbab, segera saja berjilbab!. Mau nunggu apalagi?, nunggu kita sakit atau mungkin nunggu ajal datang?. Na’udzubillah ukhti.

 Sebagai seorang muslim kita sudah diwajibkan untuk menutup aurat. Bukankah dalam surat An-Nur ayat 31 yang artinya

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikanDan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung”.

Bukankah sudah sangat jelas ukhti kita sebagai seorang wanita yang mendapat keistimewaan dari pada kaum adam untuk menutup aurat kita agar kita aman dan sekaligus kita beribadah kepada Ilahi.  Seiring globalisasi yang menguras uang juga pikiran ini, jilbab yang menutupi dada memang dipandang kurang kontemporer, padahal itu salah ukhti, jilbab yang sebenarnya itu adalah kain panjang yang mampu menutupi dada kita para ukhti. Karena memang disitulah pesona dari para ukhti. Ukhti pastinya gak mau kan kalo harta terindah ukhti jadi tontonan banyak pihak, belum lagi kalau ukhti menggunakan pakaian yang maaf kurang sopan dan ukhti berlenggak-lenggok dikerumunan banyak orang. Apakah ukhti bangga dengan ukhti disorai-sorai oleh para ikhwan yang sedang bangga menyaksikan tontonan gratis atau bahkan kemungkinan terburuk para ikhwan tersebut memiliki rencana yang kurang baik terhadap ukhti sendiri.

Sedikit berbagi cerita saja, dulu sewaktu SMP bisa dihitung berapa kali saya menggunakan jilbab, namun setelah tamat SMP Allah mengirim saya melanjutkan ke MA dan akhirnya mau tidak mau wajib menggunakan jilbab. Pada awalnya memang terasa risih, namun dengan niat yang ikhlas Allah membukakan nikmat yang tak terhingga setelah saya menutup perhiasan itu. Selain itu yang terpenting, tata niat kita dulu ukhti!

Kita berjilbab bukan untuk sekedar pamer keglamoran jilbab dan pakaian kita namun kita berjilbab karena kita berniat menutupi perhiasan terindah kita ukhti. Perlu diingat ukhti, meskipun kita berjilbab tapi kita juga harus gaul namun tetap syar’i. sekarang banyak kog ukhti, pakaian muslim yang modern dan juga menutup aurat, yang penting saat mengenakan jangan ada rasa pamer sedikitpun, niatkan untuk beribadah kepada sang Pencipta ukhti.

 

Tagged , , , , ,

About Putri Ambar Sari

Jangan Lelah untuk Belajar dan Berbuat Baik

View all posts by Putri Ambar Sari →

Related Posts

9 Comments

  1. Muhammad NadhirMar 18, 2012 at 4:17 PMReply

    Subhanallah..

  2. Agung PrawiraMar 19, 2012 at 10:25 AMReply

    Jilbab tanda seorang muslimah

  3. Agung PrawiraMar 19, 2012 at 10:27 AMReply

    Ijin copy mas

  4. dianeanindityaMar 19, 2012 at 1:37 PMReply

    like this ^^

  5. Mawar HitamMar 27, 2012 at 11:10 AMReply

    Hihi, jilbab itu keharusan sebenarnya :siul

  6. hanyApr 3, 2012 at 10:26 AMReply

    penggunaan jilbab baiknya karena kesadaran bukan paksaan,..:)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

Follow Me